Typhonium flagelliforme is a species of flowering plant in the family Araceae.[2]
Typhonium flagelliforme is native to Guangdong, Guangxi, Yunnan, Bangladesh, Bhutan, Cambodia, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore, Sri Lanka, Thailand, New Guinea, Queensland, and the Australian Northern Territory.[1][3][4][5][6][7][8]
Typhonium flagelliforme is a species of flowering plant in the family Araceae.
Typhonium flagelliforme is native to Guangdong, Guangxi, Yunnan, Bangladesh, Bhutan, Cambodia, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore, Sri Lanka, Thailand, New Guinea, Queensland, and the Australian Northern Territory.
Keladi Tikus atau nama saintifiknya Typhonium flagelliforme [1]merupakan tanaman semak sejenis talas dengan tinggi 25 cm -30 cm, hidup pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Atau lebih dikenal dengan istilah: Rodent Tuber, Laoshu Yu.
Tanaman obat KELADI TIKUS ini rasanya pahit dan sedikit beracun. Para petani di Asia Timur, tanaman Keladi Tikus ini sudah tidak asing lagi. Ketika para penduduk desa menderita bisul atau problem kulit lainnya akibat racun, maka ampas tanaman yang ditumbuk langsung diaplikasikan ke bidang tubuh yang luka sehingga nanah keluar dan bengkak berkurang.
Ketika sari tanaman KELADI TIKUS diminum, dapat digunakan membersihkan racun dalam tubuh, melancarkan berkemih dan secara umum membersihkan sistem pencernaan. Selain itu, KELADI TIKUS ini juga dapat meningkatkan nafsu makan dan vitalitas bagi orang yang cepat lelah.
Keladi Tikus telah dipopulerkan oleh Prof Dr Chris KH Theo dari Universiti Sains Malaysia sejak 1995. Dia meneliti tanaman keladi tikus (Typhonium flagelliforme), yang terbukti dapat menghentikan dan membunuh sel barah, sekaligus bersifat antibarah dan antibakteri. Saat ini juga banyak peneliti lain yang di berbagai belahan dunia yang telah meneliti potensi Keladi Tikus sebagai anti kanker.
Keladi Tikus atau nama saintifiknya Typhonium flagelliforme merupakan tanaman semak sejenis talas dengan tinggi 25 cm -30 cm, hidup pada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Atau lebih dikenal dengan istilah: Rodent Tuber, Laoshu Yu.
Tanaman obat KELADI TIKUS ini rasanya pahit dan sedikit beracun. Para petani di Asia Timur, tanaman Keladi Tikus ini sudah tidak asing lagi. Ketika para penduduk desa menderita bisul atau problem kulit lainnya akibat racun, maka ampas tanaman yang ditumbuk langsung diaplikasikan ke bidang tubuh yang luka sehingga nanah keluar dan bengkak berkurang.
Ketika sari tanaman KELADI TIKUS diminum, dapat digunakan membersihkan racun dalam tubuh, melancarkan berkemih dan secara umum membersihkan sistem pencernaan. Selain itu, KELADI TIKUS ini juga dapat meningkatkan nafsu makan dan vitalitas bagi orang yang cepat lelah.
Keladi Tikus telah dipopulerkan oleh Prof Dr Chris KH Theo dari Universiti Sains Malaysia sejak 1995. Dia meneliti tanaman keladi tikus (Typhonium flagelliforme), yang terbukti dapat menghentikan dan membunuh sel barah, sekaligus bersifat antibarah dan antibakteri. Saat ini juga banyak peneliti lain yang di berbagai belahan dunia yang telah meneliti potensi Keladi Tikus sebagai anti kanker.
Typhonium flagelliforme là một loài thực vật có hoa trong họ Ráy (Araceae). Loài này được (Lodd.) Blume miêu tả khoa học đầu tiên năm 1837.[2]
Typhonium flagelliforme là một loài thực vật có hoa trong họ Ráy (Araceae). Loài này được (Lodd.) Blume miêu tả khoa học đầu tiên năm 1837.
鞭檐犁头尖(学名:Typhonium flagelliforme)为天南星科犁头尖属的植物。分布在缅甸、马来半岛、孟加拉、中南半岛、菲律宾、斯里兰卡、印度尼西亚、印度以及中国大陆的广西、云南、广东等地,生长于海拔100米至350米的地区,一般生长在山溪浅水中、水田、田边及其它湿地。
半夏(广西马山、龙州) 田三七(广西贵县) 疯狗薯(广西宁明) 水半夏(广西)